Gedung BP4KKP Inhu Senilai 16 Milyar Kini jadi “Sarang Hantu”
Riaunesia.com (RNC), Inhu – Sedikitnya ada Rp16 milyar dialokasikan dana APBD Indragiri Hulu (Inhu) tahun 2014 untuk membangun gedung pelatihan Kelompok Tani (Poktan) yang dibangun di jalan lintas Timur persis di belakang kantor Badan Penyuluh Pertanian Perkebunan Perikanan Kehutanan dan Ketahanan Pangan (BP4KKP).
Kabarnya, bangunan ini gagal dibangun karena kontraktornya melarikan diri. Alhasil bangunan BP4KKP itu terkesan sangar bahkan kemungkinan jadi “Sarang Hantu”. “Terserah wartawan sajalah mau bilang apa, mau dibilang sarang hantu, sarang setan, yang jelas memang kondisinya seperti itu,”Kepala BP4KKP Inhu, Amanas, Kamis (1/9/2016) mengatakan,
Amanas kelihatannya pasrah melihat kondisi itu, meski BP4KKP Inhu ini sudah beretikat baik untuk membangun kembali bangunan yang terbengkalai namun gagal karena adanya rasionalisasi anggaran dari pusat. Menurutnya, bangunan itu rencananya untuk dijadikan tempat pelatihan para kelompok tani dan penyuluh pertanian dengan anggaran biaya Rp16 milyar, tapi dalam perjalanannya kontraktor hanya bisa menyelesaikan bangunan sekitar 40 persen.
Anehnya, sang kontraktor sudah mengambil melebihi dana kontrak 50 persen, kala itu kontraktornya tidak bisa menyelesaikannya hingga berakhirnya masa kontrak akhir tahun 2014, dan kontraktor itu pun memilih untuk melarikan diri.
Diakui Amanas, untuk penyelesaian bangunan itu, pemkab Inhu sudah menyerahkannya kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU), namun karena adanya rasionalisasi kedua maka lanjutan bangunan gedung BP4KKP Inhu tidak bisa diselesaikan, “Jangankan anggaran untuk bangunan, untuk tunjangan TKT kami sebagai PNS saja ikut kena rasionalisasi,” kata Amanas yang merasa heran.(RNC/PT)
Berita Inhu Gedung BP4KKP Inhu
Related Post






Post a Comment