Kakak Afriyadi Masih Trauma Wabup Sarankan Temui Psikiater.

Kakak Afriyadi Masih Trauma Wabup Sarankan Temui Psikiater.


Meranti - - Senin, 26/09/2016 - 17:30:18 WIB

Saat Kunjungan Kerumah duka.

TERKAIT:

SELATPANJANG (Riau Global.com) ,- Meski peristiwa Meranti Berdarah 25 Agustus sudah satu bulan berlalu, namun luka dan trauma pada keluarga korban masih belum sembuh. Salah satunya kakak almarhum Afriyadi Pratama, Nur Afny Ariestya, 26.

Hingga kini gadis yang berprofesi sebagai petugas kesehatan di RSUD Kepulauan Meranti itu belum bisa masuk bekerja seperti biasanya. Walaupun dirinya sangat ingin kembali bekerja agar beban trauma pasca kejadian tersebut bisa berangsur pulih.

"Tapi setiap kali ke rumah sakit saya seperti terbayang-bayang saat almarhum adik saya disiksa di sana," keluhnya, saat dikonfirmasi Wartawan Ahad (25/9).kemarin

Bahkan dia sudah pernah beberapa kali untuk kembali bertugas, tapi sesampainya di  ruangan dia kembali menangis dan histeris. 

"Waktu itu kepala ruangan minta saya pulang dan istirahat saja dulu," cerita dia.

Afny juga mengaku atas saran Wakil Bupati Said Hasyim, Senin lalu dia berangkat ke Pekanbaru untuk menemui psikiater, Dr H Darisman Muis, SpKJ. Dari hasil diagnosa, dia disebut mengalami stress pasca trauma dan butuh waktu untuk memulihkan mentalnya yang jatuh.

"Ada obat makan dan disuruh kontrol ulang jika obat sudah habis," kata kakak kandung almarhum Afriyadi Pratama itu.

*Kunjungan KontraS

Sementara itu Komisi Untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) akan mengunjungi Kepulauan Meranti dan Mapolda Riau untuk menindaklanjuti perkembangan dan penyelesaian kasus Meranti Berdarah itu.

"Benar. Mudah-mudahan bisa terlaksana dalam minggu ini," kata Kordinator KontraS, Hariz Azhar, saat dikonfirmasi,awak media Minggu (25/9).yang lalu.

Ditambahkan Arief Fitri, Divisi Sipil dan Politik, KontraS akan mengirim perwakilan mereka untuk memantau proses penyelidikan dan kondisi terkini kasus yang merenggut tiga nyawa itu.

"Minggu depan ada kawan yang ke Meranti dengan agenda terkait kasus tersebut," ujarnya. (amin/Gn/Bm)


Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)


(297) Dibaca - (0) Komentar
[ Kirim Komentar ]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.