Wakil Bupati Meranti Lepas Kepulangan Jemaah Haji

RIAUPEMBARUAN.COM - Wakil Bupati Kepulauan Meranti Drs H Said Hasyim melepas kepulangan jamaah haji ke Selatpanjang menggunakan kapal feri Dumai Line 2 di pelabuhan Sekupang, Batam, Sabtu (24/9). Kapal feri tersebut berangkat sekitar pukul 07.30 WIB.
 
Dijadwalkan kapal akan singgah ke Pelabuhan Tanjungsamak untuk menurunkan jamaah haji kecamatan Rangsang dan Tebingtinggi Timur yang berjumlah 12 orang. Selanjutnya kapal akan menuju Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang dan diperkirakan akan tiba sekitar pukul 11.00 WIB.
 
Setibanya di Selatpanjang akan dilakukan prosesi penyambutan di Masjid Agung Darul Ulum khusus untuk jamaah Tebingtinggi, Tebingtinggi Barat dan Desa Lukun. Sedangkan jamaah dari Rangsang Barat, Rangsang Pesisir, Pulau Merbau, Merbau dan Tasik Putri Puyu langsung salin kapal yang sudah disediakan di ponton Pelabuhan Tanjungharapan. 
 
Hal ini dikarena di kecamatan masing-masing juga menggelar prosesi penyambutan. Dalam pelepasan jamaah tadi terlihat pula Asisten Bidang Administrasi Umum Tengku Akhrial. Saat dalam kapal, para jamaah terus mendapat pemantauan dari petugas kesehatan Dinas Kesehatan. 
 
"Para jamaah haji akan kami pantau selama 14 hari sampai 21 hari yang merupakan masa karantina," kata Sekretaris Dinas Kesehatan dr Misri Hasanto yang turut langsung mendampingi jamaah.
 
Misri juga membuat pengumuman melalui pengeras suara agar jamaah segera ke puskesmas bila mengalami sakit seperti demam atau badan panas tiba-tiba. "Saat berobat tunjukkan kartu kesehatan jamaah haji yang sudah kami berikan. Setelah 21 hari kartu tersebut akan kami kumpulkan untuk kami laporkan ke Kementerian. Mohon kartunya jangan sampai hilang," harapnya.
 
Menurutnya hal ini untuk memantau apakah jamaah benar-benar sehat. Terutama agar bebas dari virus- virus menular seperti zika dan merscofi.
 
"Kita imbau jamaah banyak istirahat, banyak minum air putih, makan sayur dan buah serta berperilaku hidup sehat serta minum susu. Kalau sakit konsultasi ke dokter atau puskesmas. Sebaiknya jangan beli obat bebas sendiri," harap Misri.
 
Sementara para jamaah terlihat lebih santai dengan didampingi sanak keluarga. Mereka mengenakan pakaian putih-putih. Termasuk Pak Suyanto dari Kecamatan Rangsang yang sempat diinfus satu malam di Asrama Haji karena kelelahan.
 
"Pak Suyanto ini sejak di pesawat sudah diinfus. Tapi kita usahakan perawatan intensif agar bisa pulang," tambah Misri.
 
Misri mengaku gembira karena para jamaah sangat berterima kasih atas fasilitasi dan bantuan pemkab baik dari segi transportasi, kesehatan dan akomodasi.
 
Editor: Nawi Iswandi 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.