Panglima Divisi PETA KEPRI Kunjungi Resimen Barakuda Tanjungpinang

Divisi PETA (Pembela Tanah Air) KEPRI mengunjungi Resimen Barakuda Tanjungpinang. Rombongan ini dikomandoi langsung Panglima Divisi PETA KEPRI Bobby Chandra disambut Komandan Resimen Daryanto Ardi beserta para pengurus Resimen Barakuda Tanjungpinang, minggu (16/10).

Adapun tujuan Divisi PETA KEPRI mengunjungi Resimen PETA Barakuda Tanjungpinang untuk mempererat tali silaturrahmi sesama anggota PETA dan memberikan sosialisasi tentang arti PETA kepada anggota di Resimen Barakuda Tanjungpinang Kepulauan Riau.

Daryanto Ardi selaku Komandan Resimen BaraKuda PETA Tanjungpinang memberikan kata sambutan "Selamat datang pada Panglima Divisi Kepri beserta Rombongan",sekaligus membuka acara silaturahmi kepada sesama anggota PETA di sekretariat jalan lembah merpati Km.13 Kijang .

Didalam pertemuan tersebut Panglima Divisi menjelaskan makna dan visi misi PETA kepada anggota Resimen Barakuda Tanjungpinang.

Adapun yang dimaksud PETA (Pembela Tanah Air) bukanlah partai politik, ormas maupun LSM. PETA adalah komunitas pejuang yang terdiri dari berbagai suku yang mengaku sebagai Warga Negara Indonesia yang sah dan berpedoman kepada Pancasila serta UUD 1945 yang Bhineka Tunggal Ika.

Visi:
Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Pasal 33 ayat 1, 2 dan 3 serta Pancasila.

Misi:
1.    Mengelola Sumber Daya Alam (SDA) tanpa dominasi Negara Asing untuk kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.
2.    Sistem Ekonomi melalui koperasi liberateral rakyat sebagai Inspektor, keuntungan kembali ke rakyat     60%, 40% membayar pajak.
3.    Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).
4.    Untuk mendukung point 1, 2 dan 3 maka harus menciptakan pemimpin yang berjiwa Nasionalisme.
5.    Mempertahankan Budaya Kearifan Lokal.

Bobby Chandra disaat menjelaskan, visi misi PETA berharap kepada anggota PETA yang hadir supaya lebih bersemangat dalam berjuang demi tercapainya Revolusi Ekonomi sesuai dengan visi misi PETA untuk kesejahteraan Rakyat Indonesia karna kemerdekaan yang sesungguhnya adalah kesejahteraan ekonomi rakyat.

Ditambahkan Bobby Chandra, didalam perjuangan ini dibutuhkan keikhlasan dan kesabaran demi tercapainya tujuan PETA, didalam perjuang ini PETA tidak dibiayai ataupun disponsori oleh pihak manapun karna PETA lahir dari pejuang yang memiliki jiwa nasionalisme.

Salah seorang anggota Resimen PETA Barakuda Suhaimi mempertanyakan ke absahan PETA, Panglima Divisi PETA KEPRI menjelaskan"PETA bukan radikal ataupun ISIS, PETA ber azazkan Pancasila dan UUD 1945. Jadi jangan ragu tentang ke absahan PETA, hal ini yang disampaikan Panglima Besar PETA", tegas Bobby Chandra. Rombongan kembali ke Batam pukul 17.00 Wib.(Agus Regar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.