Diperiksa Penyidik KPK, Sejumlah Pejabat PU Bengkalis ‘No Coment’
Riaunesia.com (RNC) – Sejumlah pejabat Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bengkalis bungkam saat akan diwawancarai sejumlah wartawan di Kantor Mapolres Bengkalis, Jum’at (11/11/16) terkait pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sejumlah wartawan yang mangkal di Mapolres Bengkalis tersebut sengaja menunggu beberapa hari untuk mencari kebenaran, sekira pukul 11:50 Jum’at siang tadi, sejumlah Pejabat Dinas PU tersebut keluar dari ruangan penyidik KPK di Mapolres Bengkalis.
Terkait masalah apa bang di periksa ini, ungkap sejumlah wartawan kepada Safrizan Icau yang keluar duluan,”Entahlah, saya tidak tau, apakah masalah proyek Multiyar, nanti sajalah ya saya mau pergi sholat,”ungkap Syafrizan mengelak pertanyaan dari sejumlah wartawan.
Ketika itu, keluar Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bengkalis H. Muhammad Nasir dari ruangan penyidik KPK, saat ditanya masalah apa bapak diperiksa oleh KPK, apakah terkait masalah proyek MY. M, Nasir saat itu enggan menjawab dan hanya menjawab’ Saya mau sholat jum’at dulu ya,”ujar M. Nasir singkat yang langsung meninggalkan wartawan.
Sedangkan, Plt Dinas PU Bengkalis Tarmizi saat berusaha dikonfirmasi sejumlah wartawan terkait pemeriksaan tersebut langsung kabur, No Comen’.
Diketahui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berkantor di Mapolres Bengkalis Riau, sebanyak 4 orang. Dari informasi yang dirangkum RiauGreen.com bahwa terperiksanya sejumlah pejabat penting PU Bengkalis tersebut terkait proyek MY, 2,4 Triliyun.
Pejabat dinas PU Bengkalis yang di periksa penyidik KPK adalah, H. Saprudin (Katan), Syafizan (Icau), Plt PU Tarmizi, Huriyadi dan Mantan Kadis PU Bengkalis H. Muhammad Nasir. (RG)

Post a Comment