Jumlah Penderita Gangguan Jiwa di Siak Meningkat
Riaunesia.com (RNC) – Setidaknya sudah tercatat sebanyak 31 orang di Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Siak orang yang mengalami gangguan jiwa selama bulan Januari hingga September 2016 di Kabupaten Siak.
Jumlah penderita gangguan jiwa tersebut terjadi peningkatan dari tahun sebelumnya. Dari data Dinas, sebanyak 30 orang yang tercatat selama tahun 2015 lalu.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dissosnakertrans) Siak melalui kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Sosial Siak Wan Idris, Senin (31/10/16) di Ruangannya.
” Data yang telah tercatat dari Januari hingga September ini sudah tercatat sebanyak 31 orang. Angka tersebut naik dari tahun lalu, yang tercatat sebanyak 30 orang,” jelas Wan Idris.
Lanjutnya, faktor penyebab penderita gangguan jiwa tersebut di pengaruhi beberapa faktor. Yakni, tingkat stres yang tinggi, faktor ekonomi dan faktor keluarga.
Sedangkan untuk penanganan penderita gangguan jiwa tersebut, Wan Idris mengakui bahwa pihak dinas menfasilitasi pihak keluarga untuk di bawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Pekanbaru.
“Yang jelas si penderita harus selalu didampingi orang tua ataupun pihak keluarganya, agar selalu menjaga saat memberikan obat kepada penderita,” terang Idris.
Sementara itu, dari 31 orang mengalami gangguan jiwa tersebut, terdapat 6 orang peserta yang tidak tahu identitasnya.
“6 orang penderita gangguan jiwa ini tidak diketahui identitasnya, sehingga saat kita mengantarnya ke RSJ kita buat Mr.x saja,” tutup Wan Idris.

Post a Comment