Tinjau Proyek, Wabup Meranti Pastikan Proyek Sesuai Kontrak

RIAUPEMBARUAN.COM - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Said Hasyim, melakukan monitoring dan evaluasi proyek pembangunan infrastruktur di Kecamatan Tebingtinggi Timur. Kegiatan itu untuk memastikan berjalannya proyek sesuai kontrak kerja yang telah disepakati, Kamis (24/11/2016).
 
Beberapa proyek prioritas yang mendapat peninjauan Wakil Bupati, yakni Pembangunan Laboratorium Komputer SMPN 1 di Desa Sungaitohor yang dibangun menggunakan dana Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Riau, dengan pagu dana sebesar 243 juta rupiah.
 
Saat peninjauan proyek rekanan Dinas Pendidikan ini, Wakil Bupati tak bisa menahan kekesalannya karena mendapati progres pembangunan yang hanya tinggal satu bulan baru mencapai 30 persen.
 
Ditambah lagi, PPTK maupun kontraktor tak satupun berada di lokasi, sehingga Wabup tidak mendapat informasi konkrit terkait sudah sejauh mana proyek itu dikerjakan dan apa kendalanya. Iapun langsung menginstruksikan Camat untuk segera memanggil kontaktor yang bersangkutan.
 
Proyek kedua yang mendapat peninjauan yakni Pembangunan sarana dan prasarana Puskesmas, Puskemas pembantu dan jaringannya di Desa Sungaitohor, yang dibangun menggunakan APBD Kepulauan Meranti sebesar 1,4 miliar rupiah.
Saat peninjauan proyek itu, Wabup mengaku puas karena melihat progres pengerjaan sudah cukup baik. Iapun optimis proyek tersebut dapat dituntaskan sesuai jadwal dan spesifikasi yang tercantum di dalam kontrak pada tahun anggaran 2016 ini.
 
Selanjutnya Wabup meninjau peningkatan Jalan Kekat yang menghubungkan Desa Kepaubaru dengan Sungaitohor sepanjang 2,4 kilometer yang dibangun dengan Bankeu Pemprov Riau sebesar 1,9 miliar rupiah.
Saat peninjauan Wabup terlihat cukup puas karena progres pengerjaan sudah mencapai 90 persen atau tinggal 150 meter lagi.
 
Disela peninjauan proyek infrastruktur, Wakil Bupati dan rombongan juga menyempatkan diri melihat program penangkaran itik petelur yang berasal dari program Badan Restorasi Gambut (BRG) RI dan diteliti oleh Prof Bintoro selaku pakar lahan gambut dan pengembangan Sagu.
 
Di lokasi itu Wabup sedikit pesimis melihat cara pengelolaan pakan itik yang terkesan setengah hati, terbukti itik yang sudah dikembangkan selama 6 bulan belum menghasilkan telur. Untuk itu agar program tersebut berjalan sukses ia meminta pihak pengelola untuk lebih serius dengan membangun tempat memasak pakan itik yang lebih representatif.
 
"Jika mau sukses kuncinya disinilah (tempat memasak pakan-red), jadi coba bangun lebih baik, Pak Camat tolong difasilitasi," pinta Wabup Said Hasyim.
 
Proyek yang mendapat peninjauan selanjutnya adalah Proyek Peningkatan SPAN IPA Desa Sungaitohor yang dibangun menggunakan APBD Kepulauan Meranti (DAK IPD) sebesar 4,7 miliar rupiah. Dilokasi inipun Wabup tak bisa mendapat informasi yang jelas karena tidak menjumpai kontraktor pelaksana.
 
"Pak Camat segera panggil pihak kontraktor, bagaimanapun kita harus tahu perkembangan terkait proyek yang dibangun, jangan sampai tidak tahu, nanti bisa jadi salah menyalah," tegas Wakil Bupati.
 
Turut mendampingi Wabup, antara lain Kadis Kesehatan dr Irwan Suwandi, Kabag Adpem Eldy Syahputra, Kabag Humas Helfandi, Camat Tebingtinggi Timur Tunjiarto, Sekretaris BPMPD Edi M Nur, perwakilan staf Dinas PU, Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan, PPTK, Kontraktor Pelaksana serta Pengawas Proyek.
 
Editor: Adi Pancen

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.