Buka Diklat LPJ, Bupati Irwan Minta PNS Jadi Pelayan Sempurna Publik

PEKANBARU (Riau Global.com), - Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Drs.
H. Irwan, M.Si membuka secara resmi Kegiatan Diklat Pra Jabatan (LPJ)
Golngan I, II dan III Formasi CPNS Honorer KII Angkatan V Provinsi Riau
dilingkungan Pemerintah, Kabupaten Kepulauan Meranti, kegiatan dalam
rangka memberikan pengetahuan pembentukan wawasan kebangsaan,
kepribadian dan etika PNS, serta pengetahuan dasar tentang sistem
penyelenggaraan pemerintahan negara, bidang tugas, dan budaya organisasi
agar mampu melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai pelayan
masyarakat itu, dipusatkan di Gedung UPT Diklat Kepegawaian Provinsi
Riau, Senin (5/11).

 Hadir dalam kegiatan itu Kepala UPT Diklat Kepegawaian Provinsi Riau
R. Saspi K, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Platihan Pegawai
(BKPP) Revirianto, Para Widya Iswara, Kabid Diklat Syafrizal, Kabid
Mutasi Drs. Agustia Widodo, serta 238 CPNS Honorer KII Kabupaten Meranti
yang mengikuti Diklat.

Pelaksanaan diklat ini seperti dijelaskan Kepala BKPP Meranti Drs.
Revirianto, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2000
tentang Pendidikan dan Pelatihan Jabatan PNS. Yang mengamanatkan bahwa
Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Prajabatan dilaksanakan untuk
memberikan pengetahuan dalam rangka pembentukan wawasan kebangsaan,
kepribadian dan etika PNS, di samping pengetahuan dasar tentang sistem
penyelenggaraan pemerintahan negara, bidang tugas, dan budaya organisasi
agar mampu melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai pelayan
masyarakat.

Diklat LPJ ini diikuti oleh 238 CPNS yang akan mengikuti latihan
prajabatan (LPJ) di Balai Diklat Pekanbaru, Para CPNS itu sebagian besar
terdiri dari tenaga guru yang terdiri dari 7 orang golongan satu, 201
orang golongan dua, dan 30 orang golongan tiga.


LPJ itu sendiri akan berlangsung selama 1 Minggu dan dibagi kedalam dua
gelombang, gelombang pertama akan diikuti oleh 119 CPNS yang dimulai
tanggal 5 hingga 13 Desember 2016, dan dilanjutkan gelombang kedua yang
dimulai tanggal 14 Desember 2016 sampai selesai.


Pada kesempatan itu, Bupati Meranti mengucapkan apresiasi kepada BKPP
kabupaten Kepulauan Meranti yang telah menggelar Diklat Latihan Pra
Jabatan (LPJ) yang akan segera dimulai. Menurutnya apa yang telah
dilakukan BKPP Meranti dalam menfasilitasi para CPNS Formasi Honorer KII
Kabupaten Meranti sebagai syarat memenuhi pengangkatan sebagai PNS 100
sangat penting. Sebab jika tidak dilakukan LPJ, maka para CPNS Honorer
KII yang telah bertugas selama 2 tahun dapat kehilangan kesempatan untuk
diangkat sebagai PNS. Saya ucapkan apresiasi kepada BKPP Kabupaten
Kepulauan Meranti atas terselenggaranya kegiatan ini, semoga dengan
mengikuti LPJ ini para CPNS dapat meningkatkan kopetensi ketika
melaksanakan tugasnya dilapangan kelak, ujar Bupati.

Dalam ruang aula yang sama, saat Bupati Irwan diterima sebagai
mahasiswa IPDN Pekanbaru dan mengikuti LPJ tahun 1990 lalu, Apresasi
kedua tak lupa disampaikan Bupati kepada para CPNS KII Kabupaten Meranti
yang telah mengabdi selama puluhan tahun. Khususnya para guru yang
bertugas didaerah perbatasan, yang terpencil, dan tertinggal. Harusnya
yang membuka acara ini adalah Gubernur, karena yang ikut ini adalah
orang-orang yang luar biasa semua, terbukti sudah menunjukan pengabdian
selama puluhan tahun meski dengan gaji dan fasilitas seadanya, semoga
pengabdian itu dicatat sebagai pahala oleh Allah, ucap Bupati dihadapan
ratusan peserta LPJ, dan para Widya Iswara.

Bupati berharap, para CPNS yang mengikuti LPJ untuk dapat mengikuti
kuliah dari para Widya Iswara dengan sebaik-baiknya. Nantinya ilmu
tersebut hendaknya dapat menjadi pendorong pemenuhan harapan publik,
yang menginginkan peningkatan kinerja  PNS melalui pelayanan prima.

Saat ini banyaknya sorotan kepada PNS jadi kita harus makin
berhati-hati dan bisa menyesuaikan diri. Jika dulunya jadi PNS identik
dengan pekerjaan yang enak dan diidamkan, baju bagus, bau wangi. Kini
sejak reformasi birokrasi PNS dituntut untuk menjadi manusia yang
perfect, harus bisa memberikan pelayanan yang sempurna meski terkadang
hakpun menjadi terabaikan, oleh karena itu jadilah PNS yang baik dan
melayani, harapnya Bupati Irwan.

Ditambahkan Bupati, khusus kepada para CPNS Honorer KII yang sebagian
besar bertugas sebagai guru, Bupati Irwan meminta untuk senantiasa
meningkatkan profesionalisme agar kelak mampu menjadi pendidik yang
baik. Mari para ibu/bapak guru, senantiasa tingkatkan kwalitas
sumberdaya manusia kita, semoga kelak menjadi pendidik yang baik dan
menghasilkan anak didik yang berkwalitas dalam rangka membangun Riau,
khsusnya Kabupaten Kepulauan Meranti dimasa yang akan datang,
ungkapnya.

Lebih jauh dikatakan Bupati, Kompleksitas permasalahan yang dialami
aparatur pemerintahan sebagai konsekuensi atas perubahan dinamika
lingkungan strategis, menuntut lahirnya aparat yang profesional,
kreatif, inovatif, tangguh dan bermental pelayan. banyak yang bangga
dengan status PNS-nya, tetapi dengan kebanggaannya itu malah mengikis
kesadaran PNS sebagai aparat pelayan masyarakat. Untuk itu Bupati
meminta pemahaman yang keliru itu dapat dibuang jauh-jauh. ini jangan
sampai terjadi di Kabupaten Kepulauan Meranti dan saya harapkan
ini menjadi perhatian bukan saja para peserta diklat, tetapi juga kepada
kita sekalian yang telah bertahun-tahun mengemban tugas sebagai PNS,
ujar Bupati mengingatkan.

Ditegaskan Bupati, Pegawai Negeri Sipil sebagai unsur utama sumber
daya aparatur negara mempunyai peranan yang menentukan keberhasilan
penyelenggaraaan pemerintahan dan pembangunan untuk masyarakat. Oleh
karena itu, diperlukan PNS yang mempunyai kompetensi yang dicerminkan
dengan sikap dan perilakunya yang setia dan taat kepada negara,
bermoral, bermental baik, profesional serta mampu menjadi perekat
persatuan dan kesatuan bangsa.

Diklat prajabatan ini juga bertujuan untuk membentuk karakter
disiplin dan etika sebagai PNS dalam rangka pembinaan sumber daya
manusia aparatur yang memiliki peranan penting dan strategis dalam
penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.Melalui diklat prajabatan, peserta akan memperoleh pemahaman tentang
tugas dan peranan sebagai agen pembaharuan yang memiliki cara berpikir,
bersikap, dan bertindak secara benar juga tepat, selalu berpihak pada
kemaslahatan rakyat sebagai implementasi kepemerintahan yang baik untuk
mewujudkan kepercayaan masyarakat. Jadilah aparat yang setiap ayunan
langkah kakinya untuk berbuat yang terbaik bagi rakyat, sebagai aparat
yang akan melanjutkan upaya pemberantasan perilaku yang merugikan
masyarakat, seperti praktek KKN (kolusi, korupsi, dan nepotisme),
tutupnya. (Rilis Humas Meranti/Bom2)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.