Diduga Surat Edaran Kemensos Bodong Beredar
|
Terkait Bansos NAPZA Diduga Surat Edaran Kemensos Bodong Beredar
TERKAIT:
Pekanbaru (RiauGlobal) Pada saat ini, rehabilitasi korban napza di Pekanbaru yang dijalankan oleh salah IPWL Satu Bumi di bawah binaan Kementrian Sosial lagi lagi mendapat sorotan tajam dari masyarakat. Seperti yang disampaikan salah satu peserta rehap yang tidak mau namanya menyebutkan, bahwa rehap yang dijalankan oleh IPWL Satu Bumi ini terkesan tidak sesuai standar, dimana tidak ada tes urin,pemberian vitamin,namun rehabilitasi hanya bersifat tanya jawab. Bahkan disebutkannya , BANSOS peserta rehab NAPZA pun tidak transparan,terkait bansos ini pihak IPWL ini menyalurkan hanya 10 (sepuluh) orang peserta,dengan alokasi dana sebanyak Rp 2.000.000,(dua juta rupiah perorang, mereka menyalurkan beracuan pada surat edaran Kemensos. "Jika di lihat dari surat edaran ada kejanggalan.dimana surat edaran mereka tidak memakai logo Kemensos RI, dimana tanggal serta nomor surat antara antara surat mereka dan arsip yang dibawa TANTRI ( staf Kemensos ) berbeda.hal aneh lagi adalah terkait nilai bansos yang menurut Mensos dibeberapa terbitan media nasional seperti media liputan 6.com bahwa korban napza mendapat bansos UEP dengan dana sebanyak Rp 3.000.000,(tiga juta rupiah perorang, tentunya berbeda dengan apa yang di lakukan IPWL ini terkait bansos tersebut,"ungkapnya sambil menunjukan bukti surat edaran tersebut. Ditegaskannya lagi, patut diduga bahwa surat edaran terkait bansos adalah fiktif karena berbeda nilainya dan tujuan dari surat edaran Kemensos yang diduga fiktif itu adalah untuk memperkecil jumlah penerima maupun jumlah nilai bantuannya. Terkait hal ini,wartawan www.riau-global.com mencoba mengkonfirmasikan kepada Ketua IPWL Satu Bumi yang bernama Wanton melalui handphone nya namun sayang handphone beliau tidak aktif sampai berita ini di turunkan. Sehubungan dengan hal itu,wartawan melakukan konfirmasi langsung terhadap Menteri Sosial RI Khofifa IndarParawangsa yang kebetulan berada di Pekanbaru yang menghadiri acara peluncuran Program Jari Putar di PSBR Rumbai baru baru ini mengatakan, terkait penggelapan bansos Napza tersebut, Khofifa menegaskan, "Silahkan lapor ke polisi terkait penggelapan bansos tersebut.dan terimakasih atas infonya dan mengenai soal IPWL itu nanti kita tindak lanjuti,"ucap Menteri Mensos RI itu sambil berlalu.(OP)
|

Post a Comment