Demisoner KETUA IPRY Kuansing Desak FORKOMAKUSI Laksanakan Mubes

Demisioner ketua IPRY Kuansing Periode 2015/2016 Rizki Junianda Putra mendesak pengurus Forum Komunikasi Mahasiswa Kuantan Singingi Se - Indonesia (FORKOMAKUSI) untuk dapat segera melaksanakan Musyawarah Besar (Mubes) tahun 2017 ini.

Desakan ini merupakan yang pertama kalinya disampaikan. Pasalnya, berdasarkan hasil komunikasi yang terjalin dengan beberapa Ikatan Mahasiswa Kuansing yang tersebar diberbagai daerah di Indonesia sebagian besar mengatakan bahwa masa kepengurusan forkomakusi yang saat ini di pimpin oleh
Jeki selama satu periode ini telah berakhir.

Jika apa yang disampaikan teman-teman ini benar adanya, sudah sepatutnya beliau selaku Sekjend bertanggungjawab untuk menginisiasikan pelaksanaan mubes ini secepatnya.

"Guna mempertanggungjawabkan kinerja kepengurusannya selama satu periode terakhir", ujarnya.

Ia menambahkan, selain persoalan berakhirnya masa kepengurusan yang menjadi faktor utama desakan ini, ada faktor lain yang juga perlu menjadi pertimbangan untuk disegerakannya pelaksanaan mubes tersebut.

Pertama, ia menilai tidak adanya keterbukaan informasi yang jelas dari pihak forkomakusi mengenai segala sesuatu yang berkaitan dengan hal administratif kepengurusan organisasi.Hal ini dikatakannya, sebab beberapa waktu lalu ia sempat berkomunikasi dengan jeki untuk menanyakan beberapa hal, salah satunya adalah menyoal tanggal berakhirnya masa kepengurusan dalam periode kepemimpinannya, namun ia tidak mendapatkan jawaban yang cukup memuaskan.

Inilah yang menurutnya menjadi keresahan setiap mahasiswa Kuansing, khususnya yang bergabung aktif dalam Ikatan Mahasiswa Kuansing di berbagai daerah di Indonesia.

Kedua,forkomakusi hari ini menurutnya terkesan vakum, sebab minimnya kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan berdasarkan pada program kerja organisasi. Ia menyayangkan kebanyakan dari agenda tersebut hanyalah kegiatan yang bersifat menghadiri dan bukan merupakan kegiatan yang didasarkan pada program  kerja organisasi, karena tidak melibatkan seluruh komponen Ikatan Mahasiswa Kuansing Se- Indonesia.

Perlukiranya beberapa hal tadi beliau pertimbangkan dengan penuh kebijaksanaan. Untuk kita ketahui bersama mubes ini selain bertujuan untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya juga memiliki tujuan yang sangat mulia,agar terjadinya regenerasi pemuda yang intelektual dan inovatif sehingga mampu menjalankan roda organisasi menjadi lebih baik dan bermanfaat bagi kepentingan masyarakat, khususnya di Kuansing itu sendiri.

Kondisi ini sudah barang tentu bukanlah merupakan kondisi ideal untuk sebuah organisasi besar setingkat Forkomakusi. Masyarakat Kuansing hari ini jelas sangat merindukan hadirnya para intelektual muda dalam proses pembangunan di daerah, yang setidaknya dapat membawa sedikit perubahan atau hanya sebatas sebagai kuriraspirasi didaerah.

"Untuk itu kami mendesak adanya kepastian mubes tersebut dalam kurun waktu dua minggu kedepan, saya tunggu", tutupnya. (Rls)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.