Aliansi Masyarakat Bonai Minta Pemkab Rohul Batalkan Pelantikan Kades Terpilih
Aksi demo ini dikarenakan adanya Indikasi kecurangan dan penggelembungan suara dalam proses Demokrasi pada Pilkades serentak 2016 lalu. Masyarakat juga menyebutkan kecurangan ini dilakukan oleh Panitia Pilkades Desa Pauh.
Sayangnya, saat aspirasi warga Kecamatan Bonai Darussalam tergabung dalam aliansi masyarakat Bonai, ini disampaikan di depan gerbang kantor bupati rokan hulu, plt Bupati Rohul H. sukiman tidak berada ditempat, kabarnya sedang menghadiri kegiatan Pelantikan pengurus (Ikatan Dokter Indonesai) IDI di salah satu Hotel di Pasir Pengaraian.
Karena masyarakat dari 6 Desa di Kecamatan Bonai Darussalam yang tergabung dalam massa aksi ini tidak diterima, sehingga Demo dialihkan ke kantor DPMPD. Aspirasi disampaikan dihadapan kepala DPMPD Abdul Haris. Namun beralih lokasi demo, salah seorang warga sempat menerjang pintu pagar kantor Bupati Rohul, sebagai bentuk kekecewaan kepada Pemkab, karena tidak ada satupun pejabat disana menerima massa aksi.
Koordinator Aksi demo Afrizal mengatakan yang menjadi tuntutan masarakat Desa Pauh ini, meminta pihak Pemkap Rohul untuk segera mengevaluasi dan mengusut tuntas dugaan penyelewenagan aturan Pilkades di Desa Pauh.
"Kita indikasi pelaksanaan Pilkades di Desa Pauh ini banyak kecurangan seperti pengelumbungan suara, pihak panitia yang tidak netral dalam Pilkades beberapa lalu,"kata Aprizal.
Aprizal menambahkan, Apabila Pemkap Rohul tidak menanggapi aspirasi ini maka masarakat Desa Pauh dan masyarakat Kecamatan Bonai Darusalam mengancam akan memisahkan diri dari Rohul.
"Namun sebelumnya kita akan datang lebih banyak lagi untuk menggeruduk Kantor Bupati Rohul,"jelasnya.
Ditempat sama, menanggapi tuntutan dan aspirqsi yang disampaikan warga Desa Pauh tersebut, kepala DPMPD Abdul Haris, mengaku dari 70 Desa yang turut melaksanakan pilkades deretan 2016, 18 desa diantaranya melakukan gugatan, namun berdasarkan tindak lanjut gugatan yang dilaksanakan panitia pilkades Kabupaten, tidak ada bukti pendukung yang bisa menghambat Pelantikan.
"18 Kades yang digugat , dan pelantikan tetap akan dilaksanakan pada Senin 13 Februari mendatang , dengan peserta 62 kades terpilih, sementara 8 kades lagi akan dilantik setelah masa jabatan Kades lama berakhir,"pungkasnya.
Dari pantauan, sekitar puluhan anggota Polres Rohul dan satpol PP Rohul dikerahkan guna mengamankan aksi demo. Pada kesempatan itu, guna pengamanan Kapolsek Bonai Darussalam Iptu Ali Amran juga turut mendampingi warga Bonai. [Asav]
Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan |
| (315) Dibaca - (0) Komentar |
| [ Kirim Komentar ]
|

Post a Comment