Wisata Alam untuk Yang Lagi Galau

Bendung Tapau Natuna...

Wisata Alam untuk Yang Lagi Galau


Natuna - Riau Global (M.Agusnawan S) - Jumat, 03/02/2017 - 19:10:49 WIB

Tampak Pengunjung saat menikmati Alam Bendungan Tapau Natuna

TERKAIT:

Natuna - Riau Global,Bendungan Tapau  yang terletak di Desa Air Lengit  Kecamatan Bunguran Tengah  Kabupaten Natuna, merupakan salah satu destinasi wisata alam di pedesaan yang patut dijadikan tempat rekreasi keluarga yang hemat biaya.

Bendungan ini terletak dipinggiran desa dan berhubungan langsung dengan alamnya yang masih asri. Sehingga memberikan ketenangan bagi pengunjungnya karena jauh dari hiruk pikuk kehidupan diperkotaan.

"Tenang rasanya berada disini (bendung tapau), dapat mengurangi galau," ujar Salahudin (25 thn) salah seorang pengunjung asal Kota Ranai, yang ditemui dilokasi baru-baru ini.

Selain menyaksikan pemandangan alam yang sangat mempesona, Bendung Tapau yang terletak diantara Kecamatan Bunguran Tengah dan Kecamatan Bunguran Batubi itu, juga dapat dijadikan spot atau lokasi pemancingan ikan air tawar yang menyenangkan. Karena danau yang terbentuk dari pertemuan air sungai itu terdapat banyak jenis ikan air tawar, seperti ikan gabus, lele, lunjar, keting, sepat, tilan dan lain sebagainnya.

Namun perlu diketahui,bahwa di Bendung  Tapau terdapat predator air tawar yang sangat berbahaya, yaitu buaya. Bagi anda yang ingin berkunjung kesana, disarankan untuk tidak melakukan kontak langsung dengan air disekitar bendungan, untuk menghindari hal buruk yang tidak diinginkan. Cerita masyarakat setempat, bahwa di areal yang dimaksud pernah terjadi peristiwa tragis, yaitu seorang pria diterkam buaya hingga tewas saat sedang memancing. Pria naas tersebut berasal dari Desa Air Lengit.

Bendung Tapau sangat mudah dijangkau, baik menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Dari pusat Kota Ranai, bendungan yang memiliki warna air merah kehitaman ini, memiliki jarak sekitar belasan kilometer, dengan jarak tempuh sekitar 20-25 menit.

Bendung Tapau memiliki areal seluas puluhan hektare, yang di bangun pada tahun 1983 silam, jauh sebelum Natuna dimekarkan menjadi Kabupaten pada tahun 1999. Bendung Tapau yang kini menginjak usianya yang ke 34 tahun itu, dulunya dibangun untuk mengelola pengairan bagi persawahan penduduk transmigrasi di Bunguran Tengah. Namun kenyataannya hingga saat ini belum termanfaatkan dengan maksimal, karena tidak terdapat persawahan seperti yang dimaksudkan. (Erwin)


Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)



(149) Dibaca - (0) Komentar
[ Kirim Komentar ]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.