Ini Dia, Sungai Desa Senama Nenek Tercemari Limbah B3 PHE

Salah satu perusahan energi PT Pertmina Hulu Energi milik BUMN. yang g beroperasi di Desa Senamanenek Keamatan Tapung Hulu Kampar diduga telah melepaskan limbahnya kealiran sungai lindai..

Investivigasi wartawan riau global yang mendatangi lokasi diaeral pembuangan limbah B3 PT PHE sempat menyaksikan  limbah itu pada  hari senin pukul 23.30 Wib dan  keesok harinya menyaksikan limbah tersebuty telah menggenangi sungai limbah sungai lindai tersebut..

Dengan disaksikan langsung dari beberapa orang pihak keamanan perusahan, kepolisian.danramel serta beberapa karyawan salah satunya Suwandi Ishak untuk  menyaksikan langsung limbah tersebut.
.
Dari penelusuran itu diketahui  limbah b3 masih banyak dialiran parit menuju sungai sungai linda sehingga bibir parit tampak sangat hitam bercampur minyak yang menunjukan bahwa  limbah B3 itu  terus menerus mengalir kesungai.

Ketika ditanyakan  kepada  utusan perusahaan untuk menunjukan  mana alat untuk  penetral limbah, namun salah satu utusan perusahaan hanya menghadirkan ember dan alat yang menyurupai penangkap ikan dan lansung mengambil sampel B3 dengan tangannya.

Menurut utusan perusahaan tersebut,  pembersihan limbah dilakukan perusahaan secara manual dengan beranggotakan pasukan pembersih  berjumlah  1 (satu) sampai  2 (dua) orang dilapangan. Mendapat jawaban seperti ini tentu mendapatkan pertanyaan yang besar dibenak kita, apakah mungkin perusahaan sebesar PHE iru  tidak memakai alat yang canggih untuk menangani masalah limbah, tetapi hanya mempergunakan tenaga manusia untuk  membersihkan limbah B3 itu.

 Menurut salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.mengatakan, kami  setiap hari berada  dibibir sungai sambil menjaga usaha dan mengenai limbah ini memang  setiap harinya tercemari sungai limbah b3 nya kadang jumlah banyak kadang jumlh sedikit.

"Kami tidak bisa lagi menjaring ikan karena ikan-ikan disungai  penuh dengan limbah dan ikannya tak mau dapat karena airnya berminyak  panas.pada pagi hari kadang mengeluarkan asap panas yang tinggi dibibir sungai,"ungkap warga tersebut.
.
Ditambahkan lagi,  kalu kita masuk kedalam air Sungai Lindai ini untuk mandi atau mencuci tangan badan kami gatal-gatal dan pakai yang kami cuci berubah warnanya juga berbau minyak.

Dulu sewaktu diizaman PT Chevron aliran parit pembungan limbah menuju kesungai ni ada safetynya berupa alat berupa seperti saringan.yang mengakibatkan air limbah  yang mengalir kesungai   bening ,"ungkap warga itu mengakhiri.(MR)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.