Kadisdikpora Natuna Prihatin atas Kekerasan yang Terjadi di SMKN 1 Bungtim
Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna....
Natuna - Riau Global,Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Bunguran Timur Kabupaten Natuna, lagi-lagi mengisahkan cerita pilu terhadap anak didiknya.
Setelah beberapa tahun belakangan sudah menjadi sorotan media dan masyarakat atas tindak kekerasan yang dilakukan oleh siswa senior terhadap siswa junior, kini kembali cerita itu mencuat lagi kepermukaan, namun aktornya bukan lagi senior dan junior, namun seorang siswa dan penjaga sekolah.
Informasi yang berhasil dihimpun, seorang siswa kelas XII SMKN 1 Bungtim, berinisial SY (19) mendapat perilaku penganiayaan dari seorang penjaga sekolah, pada Jum’at (17/03) malam. Akibat penganiayaan ini, SY mengalami luka memar dibagian mata sebelah kanannya. Pihak keluarga pun merasa tidak terima dan telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian Polres Natuna, untuk diproses lebih lanjut.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Kabupaten Natuna, Marka DJ, mengaku sangat prihatin atas tindak kekerasan yang kembali terjadi di sekolah yang lebih dikenal dengan sebutan SMK Kelautan dan Perikanan itu.
"Kami di Disdikpora Natuna prihatin atas kejadian itu, seharusnya hal seperti itu tidak terjadi lagi," ujar Marka DJ, saat didatangi Riau Global.com diruang kerjanya di Bukit Arai, Kamis (23/03) siang.
Meskipun begitu, Disdikpora Natuna mengaku tidak dapat membuat tindakan dan berbuat banyak atas kekerasan yang kembali terjadi di SMKN 1 Bungtim. Pasalnya, kata Marka, mulai tahun 2017 ini, SLTA sederajat sudah bukan tanggungjawab daerah di Kabupaten lagi, namun sudah ditarik ke Provinsi.
"Saat ini SMA, SMK sederajat sudah menjadi kewenangan Disdik Kepri, wewenang kami hanya tingkat PAUD, TK, SD dan SMP sederajat saja," terang Marka, seraya mengatakan "Bukan kami mau membiarkan masalah ini, tetapi terlalu dalam jika kami campuri urusan Provinsi," ungkapnya.
Lebih lanjut Marka mengatakan, meskipun pihaknya tidak memiliki wewenang untuk mengurusi Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA), namun pihaknya tetap akan memberikan informasi dan meningkatkan pengawasan di SLTA yang ada di Kabupaten Natuna.
"Yang jelas saya tidak mau banyak komentar masalah kejadian di SMKN 1 Bungtim, namun nanti akan kita tingkatkan lagi pengawasannya," tandasnya.,,,,,,,, (Erwin Prasetio)
Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan |
| (191) Dibaca - (0) Komentar |
| [ Kirim Komentar ]
|

Post a Comment