Mantap, Ketua BPD dan Kepala Desa Danau Lancang Kampar

Ketua BPD Isrofi dan Kepala Desa Danau Lancang Azirman saat ditemui wartawan Riau Global di kediamannya mengatakan, kita sebagai anak cucu perlu mengingat sejarah negeri kita sebagai tanda penghormatan kita dan rasa terima kasih kepada pejuang kita.

"Dulu pejuang penuh kepahitan memperjuangkan negeri kita sampai kita dapat menikmati hasilnya saat ini"ujar mereka.

Untuk itu Pihak Desa Danau Lancang,  BPD beserta Pemerintah desa telah memugar dan membangun pekuburan tokoh pejuang diantaranya: Raja Abdullah Bashor, Makam Si Lancang (anak durhaka), Ibu Si Lancang dan salah seorang istrinya.

"Pemugaran itu dilakukan untuk melestarikan sejarah agar anak cucu mengenang sejarah dan juga sebagai adab terhadap tokoh pejuang dan tokoh sejarah di Desa Danau Lancang” ungkap Isrofil sebagai ketua  BPD.

"Sejak makam dirawat orang luar yang ingin mengetahui sejarah desa Danau lancang datang melihat makam Si Lancang, ibunya dan makam alah seorang istrinya “ imbuh Isrofil.

Ditempat terpisah Azirman, Kepala desa Danau Lancang juga mengatakan pemugaran dan pembangunan Pekuburan dikakukan agar kita tidak dikutuk oleh arwah pejuang kita dan tokoh sejarah sehingga anak cucu dan negeri kita ini hendaknya terhindar dari bala atau bencana.

Ketika ditanyakan tentang dana pemugaran kepala desa mengatakan sumber dana berasal dari swadaya masyarakat Desa Danau Lancang dengan tujuan agar masyarakat kita merasa memiliki dan merasa terpanggil untuk melestarikan dan menjaga sejarah agar tidah hilang begitu saja.

Untuk itu Kepala Desa berharap kedepan hendaknya masyarat dan anak cucu kita khususnya di negeri Danau Lancang mau menyadari akan pentingnya melihat sejarah sebagai tanda terima kasih kepada pejuang dan tokoh sejarah.

Menurut keyakinan masyarakat Danau Lancang semenjak makam-makam pejuang direhap dan dirawat desa Danau Lancang mengalami perubahan yang sangat pesat dan perekonomian masyarakat semakin meningkat.

Untuk itu Kepala desa menambahkan,  karena keikhlasan masyarakat dalam mendanai dan mengerjakan pemugaran barangkali arwah pejuang dan tokoh sejarah mendoakan atas kemakmuran masyatakat Danau Lancang”. (MR)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.