BLH Targetkan Sabet Piala Adipura 2019 untuk Natuna
Natuna - Riau Global,Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Natuna, pada tahun ini akan mensosialisasikan tentang tata cara mengelola sampah dengan baik dan bermanfaat bagi masyarakat. Salah satu cara terbaik agar limbah sisa rumah tangga itu dapat bermanfaat bagi masyarakat, adalah dengan membuat Bank Sampah.
Demikian disampaikan Kepala DLH Natuna, Wan Asparudin, bahwa Bank Sampah selain bermanfaat, juga bisa memotivasi warga untuk semangat mengumpulkan sampah, yang selama ini terbuang sia-sia dan bahkan terbuang disembarang tempat.
"Melalui bank sampah, warga bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari mengumpulkan sampah," kata Wan Asparudin di Kantornya, di Bukit Arai, Selasa (18/04).
Bank sampah selain bisa menambah penghasilan ibu rumah tangga, kata Asparudin, juga bisa dimanfaatkan oleh warga untuk mendapatkan pinjaman uang', layaknya bank pada umumnya."Tapi nanti bayarnya pakai sampah, bukan pakai uang," ujarnya.
Dijelaskannya, bahwa bukan sembarang sampah yang bisa disimpan dan dijadikan rupiah di bank sampah, namun harus sampah yang memang bisa didaur ulang kembali, seperti bahan plastik, karton, kertas, besi, tembaga dan lain sebagainya.
"Harganya pun lain-lain. Jadi nanti sampah yang sampai ke TPA (tempat pembuangan akhir), hanya tinggal sampah organik saja, atau sampah basah," terangnya.
Bank sampah sendiri sudah diterapkan diberbagai Kota/Kabupaten di Indonesia, bahkan di Negara maju seperti di Eropa, dan terbukti sukses untuk membuat warga sadar akan manfaatnya, serta mengurangi pencemaran lingkungan. Untuk di Provinsi Kepulauan Riau sendiri, Kota Batam dan Tanjungpinang sudah menerapkannya.
Selain bank sampah, DLH juga akan segera menerapkan program 1 rumah 1 pohon. Beberapa program tersebut merupakan salah satu upaya Pemerintah Daerah Natuna untuk bisa menyabet juara 1 Piala Adipura untuk Kota/Kabupaten ditingkat Nasional pada tahun 2019 mendatang.
"Makanya sekarang di Pantai Kencana mau dibangun Water Fron City (WFC), untuk bikin taman Kota. Selain itu kita juga akan buat jalur hijau, pembersihan pasar, pembersihan rumah sakit dan pembersihan pemukiman penduduk," katanya.
Pihaknya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat yang berada di Bumi Sakti Rantau Bertuah ini, untuk senantiasa menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan. Agar cita-cita Pemda dan Masyarakat Natuna untuk mendapatkan gelar adipura yang pertama kali untuk sisa waktu 2 tahun mendatang ini dapat tercapai sesuai yang diharapkan bersama.
"Kami tidak bisa berusaha sendiri tanpa dukungan dan partisipasi dari semua pihak, termasuk dari masyarakat itu sendiri, jadi harus sama-sama," tutup Asparudin...... (Erwin Prasetio)
Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan |
| (41) Dibaca - (0) Komentar |
| [ Kirim Komentar ]
|

Post a Comment