Bersua Wartawan di Warkop, Kasatreskrim Sampaikan Tiga Hal
Natuna, Riau Global - Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Natuna, AKP Muhammad Kamarudin, pada Sabtu (13/05) petang, mengadakan temu ramah dan silahturahmi bersama puluhan wartawan yang bertugas di wilayah Kabupaten Natuna. Bertempat di Warung Kopi (Warkop) di Jalan Soekarno Hatta, Ranai.
Dalam pertemuan santai itu, AKP Kamarudin menyampaikan tiga hal kepada para pemburu berita, diantaranya mengenai pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), penindakan Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) dan Perbaikan Pelayanan Sidik Jari di Mapolres Natuna.
Untuk Karhutla, AKP Kamarudin yang juga merupakan Dansatgas Karhutla wilayah Natuna itu, menghimbau agar masyarakat tidak membakar hutan dan lahan saat musim kemarau tiba.
Hal ini kata dia, bisa ditindak karena telah melanggar UU nomor 41 tahun 1999 dan nomor 18 tahun 2013 tentang kehutanan, serta UU nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan hutan dan lingkungan hidup.
"Namun semua itu harus memenuhi syarat ketentuan tindak pidana, seperti ada barang bukti dan saksi, kalo nggak ada kedua itu, ya nggak bisa juga kita tindak," terang Kamarudin.
Selanjutnya lelaki keturunan Betawi dan Sunda itu meminta, agar semua pihak, termasuk masyarakat, ikut berperan memberantas tindakan Pungli.
"Kalau menemukan OTT (operasi tangkap tangan, red), laporkan saja ke Satgas Saber Pungli, jangan takut," ujarnya, seraya menambahkan, "Sampai saat ini kami belum menerima laporan adanya Pungli, tapi tidak menutup kemungkinan adanya tindak pidana Pungli di Natuna," terangnya.
Sementara itu, Kamarudin menambahkan, saat ini fasilitas diruang Sidik Jari dan Pembuatan SKCK di Mapolres Natuna sudah dipoles sedemikian rupa, untuk membuat masyaakat yang mengurus SKCK merasa nyaman dan betah.
Diantaranya, pemasangan AC, tempat duduk, WC bersih dan minuman ringan. Sementara untuk ruang tunggu, sudah tersedia tempat duduk, televisi, kipas angin, WC bersih dan Dispenser lengkap dengan gula, teh dan kopi untuk para clien.
"Semuanya gratis, tapi tak ada pelayannya, kalau mau buat kopi, ya harus bikin sendiri," kata Kamarudin.
Ia menambahkan, bahwa untuk mengurus SKCK di Mapolres Natuna, tidak dipungut biaya sepeserpun alias gratis.
"Ngurus SKCK gratis tanpa biaya sepeserpun, kalau dimintai uang, berarti itu Pungli, segera laporkan saja," tutup Kamarudin. (Erwin Prasetio)
Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan |
| (57) Dibaca - (0) Komentar |
| [ Kirim Komentar ]
|

Post a Comment