BPOM Batam Gelar Sosialisasi GNPOPA di Natuna

Natuna, Riau Global - Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Batam, Provinsi Kepri, menggelar sosialisasi gerakan nasional peduli obat dan pangan aman (GNPOPA). Kegiatan ini berlangsung di Gedung Serbaguna, Sri Serindit, Ranai, Natuna, pada Minggu (14/05) siang.

Dalam sambutannya, Kepala BPOM Batam, Yulius Soeromanto Tarigan, mengatakan, bahwa sosialisasi tersebut penting untuk menyadarkan masyarakat akan bahaya obat dan makanan yang sudah kadaluarsa.

Sebab kata dia, obat dan makanan yang sudah kadaluarsa bisa berubah menjadi racun yang berbahaya bagi kesehatan tubuh.

"Zat khasiat sudah terurai atau potensinya menurun, sehingga ketika digunakan tidak lagi bermanfaat untuk pengobatan, bahkan bisa menjadi racun bagi tubuh," ujarnya.

Ia mengatakan, khusus untuk antibiotik dapat menimbulkan kasus resistensi antibiotik, sehingga bakteri jahat menjadi kebal terhadap antibiotik tersebut.

"Obat kadaluwarsa dapat ditumbuhi jamur, sehingga dikhawatirkan akan menimbulkan penyakit baru lainnya, yang dapat membahayakan penderita dan bukan malah menyembuhkan," terangnya.

Sementara itu, Bupati Natuna, H. Abdul Hamid Rizal, mengatakan, bahwa di Kabupaten Natuna perlu dibangun Balai BPOM. Sebab kata dia, peredaran obat dan makana di Natuna sendiri sudah mulai menghawatirkan.

"Di Ranai ini ikan saja sudah ada yang makai formalin. Makanya perlu adanya BPOM di Natuna," kata Hamid Rizal.

Ia meminta agar Kepala Dinas Kesehatan Natuna harus lebih aktif lagi turun kelapangan. 

Sementara itu, Siti Sarwindah, yang merupakan narasumber dalam kegiatan ini mengharapkan para peserta sosialisasi senantiasa mengkonsumsi makanan yang sehat, seperti buah dan sayur.

"Dan kalo bisa setiap bangun tidur usahakan minum air putih hangat 4 gelas. Ini bisa membuat kerja ginjal kita jadi tidak berat. Karena ginjal berfungsi membersihkan racun yang masuk kedalam organ tubuh kita," terang Anggota DPR RI itu.

Yohanis selaku ketua panitia dalam laporannya menyampaikan, bahwa jumlah peserta kegiatan sosialisasi ini kurang lebih mencapai 400 orang, yang terdiri dari Kaur Desa, Petugas Posyandu dan Puskesmas, siswa siswi tingkat SLTA, organisasi kepemudaan serta masyarakat. (Erwin Prasetio)


Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)


(57) Dibaca - (0) Komentar
[ Kirim Komentar ]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.