Sekda Dumai Tinjau Pelaksanaan UN Tingkat SMP

RIAUPEMBARUAN.COM - Memastikan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai Muhammad Nasir besama Ketua DPRD Dumai Gusri Effendi, Kepala Dinas pendidikan Drs. Asya'ari meninjau secara langsung proses pelaksanaan ujian nasional UNBK, Selasa (2/5/2017).


Tiga Sekolah menjadi lokasi peninjauan rombongan yang dipimpin oleh Sekda Dumai yakni SMPN 2 Dumai Jalan Sultan Syarif Kasim, SMP Binsus Jalan Putri Tujuh dan MTSN Bukit Datuk Dumai.

Peninjauan ini dilakukan untuk mengetahui kendala-kendala dan kekurangan pada saat pelaksanaan Ujian Nasional tersebut, salah satunya sarana dan prasana serta fasilitas di sekolah, dua sekolah yakni SMPN 2 dan SMP Binsus sudah melaksanakan sistem ujian nasional secara online dan satu sekolah yakni MTSN masih melaksanakan sistem Ujian Nasional Kertas dan Pensil.

Dalam pelaksanaan pemantauan UNBK rombongan menemukan sejumlah  yang dihadapi pihak sekolah yaitu kurangnya fasilitas ruang kelas dan labor komputer, sehingga pelaksanaan ujian nasional tidak dapat dilaksanakan secara serentak.

Menanggapi hal tersebut Sekdako Dumai H. Muhamad Nasir bersama ketua DPRD Dumai berkomitmen berupaya semaksimal mungkin akan mengusulkan anggaran tersebut untuk seluruh sekolah yang ada di Kota Dumai dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan di Kota Dumai.

"Ada beberapa evaluasi dari hasil pemantauan kita seperti kenyamanan agar siswa dapat menjalakan kegiatan sekolah lebih baik dan fasilitas sekolah dan pemerintah berkomitmen akan melengkapi sejumlah fasilitas sekolah yang dibutuhkan", ujar M. Nasir.

Ditambahkan Sekda sampai saat ini masih ada sekolah yang belum mandiri hingga harus menumpang ke sekolah lain saat pelaksanaan UNBK dan ini akan menjadi catatan kita sendiri untuk melakukan pembenahan.

"Untuk di Dumai sendiri dalam pelaksanaan UNBK tahun 2017 ini diikuti oleh 4200 siswa dari 59 sekolah yang terdiri dari siswa SMP dan MTS. Dimana 4 sekolah diantaranya melaksanakan ujian nasional berbasis komputer," kata Nasir.

Penulis: Rezi AP 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.