Meranti Zero Accident, 15 Orang Pemudik Meninggal Di Riau

RIAUPEMBARUAN.COM - Operasi pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah atau dikenal dengan sandi Operasi Ramadan dan Hari Raya (Ramadniya) Siak 2017, berakhir kemarin malam (4/7/17).

Selama 16 hari pelaksanaan operasi yang dulu dikenal dengan Ops Ketupat Siak, sebanyak 15 pemudik meninggal dunia di jalan raya di wilayah hukum Provinsi Riau.

Demikian diungkapkan Direktur Ditlantas Polda Riau Kombes Pol Tulus Ikhlas Pamuji dalam ekspose yang digelar di ruang Bid Humas, Rabu (5/7/27). 

"Secara kumulatif, jumlah kasus kecelakaan lalulintas (lakalantas) menurun. Namun jumlah korban yang meninggal naik satu orang," katanya saat ekspose Ops Ramadniya Siak didampingi Kabid Humas Kombes Pol Guntur Aryo Tejo dan AKBP M Sembiring, Kabag Bin Ops Ditlantas Polda Riau.

Menurut Tulus, selama pelaksanaan Ops Ramadniya Siak 2017 terjadi sebanyak 21 kasus lakalantas, sebanyak 15 orang korban meninggal dunia, 9 luka berat dan 35 luka ringan serta kerugian material mencapai Rp90,55 juta.

Di bandingkan dalam periode yang sama tahun lalu, secara jumlah kasus terjadi trend penurunan sebanyak 12 kasus atau 36 persen.

Pada pelaksanaan Ops Ramadniya 2016 lalu, terjadi 31 kasus lala lantas dengan korban meninggal dunia sebanyak 14 orang, 18 korban luka berat dan 32 luka ringan. Sedangkan jumlah kerugian material ketika itu juga cukup tinggi mencapai Rp145,5 juta.

"Kasus laka lantas terbanyak terjadi di wilayah Polres Inhil 3 kasus dengan 3 orang meninggal dunia, sedangkan Polres yang sama sekali tidak terjadi laka lantas selama mudik dan balik Lebaran atau zero accident adalah Polres Kepulauan Meranti," tutupnya. (rtc)

Editor: Iwan Iswandi 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.