TETAP MENJABAT WALAUPUN DIDUGA SUDAH TERSANGKA KPK DARI TAHUN 2015
Walikota Medan Drs.H.T.Dzulmi Eldin M.S.i masih tetap menjabat sebagai pucuk pimpinan tertinggi Pemerintah Kota Medan-Sumatera Utara walaupun diduga sudah menyandang tersangka sejak tahun 2015, Walikota tersebut masih melanggeng sebagai Walikota Medan dengan masa jabatan tahun 2016-2021.
Walikota Medan yang juga jarang masuk kantor tersebut diduga sudah lama menyandang status Tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yakni semenjak tahun 2015 diduga terlibat pada kasus Tindak Pidana Korupsi Bea Perolehan Hak Atas Izin Mendirikan Bangunan dari tahun 2006-2007 di Dinas Pendapatan Kota Medan Propinsi Sumut.
Status Walikota Medan, Dzulmi Eldin M.Si diduga sudah tersangka kasus Tindak Pidana Korupsi (TPK) pada 13 Maret 2015 yang dikeluarkan lembaga Anti Rasuah langsung dari Jakarta.
Menanggapi kasus Walikota Medan Medan, masyarakat kota medan tidak mengetahui bahwa dikabarkan Walikota Medan sudah tersangka KPK dari tahun 2015,Ujar Ahmad (35) Warga Kota Medan belum lama ini.
Kalau memang Walikota Medan sekarang sudah tersangka KPK mengapa belum ditangkap KPK dan kalaulah memang benar Walikota sudah tersangka mengapa tidak mundur dari jabatannya sebagai Walikota Medan. Karna warga inginkan pemimpin yang amanah serta bersih dari Korupsi bukan memakan uang masyarakat(IMB) kota Medan selama 2 Tahun,terang Ahmad kepada Riau-Global.Com.
Dia lebih jauh menjelaskan, saya sebagai warga Kota Medan hanya dapat berharap kasus ini dapat menjadi terang-benderang terungkap,apakah benar Walikota Medan sudah tersangka KPK hal ini juga harus secepatnya diklarifikasi didepan umum oleh Walikota Medan supaya tidak menimbulkan persepsi miring masyarakat buat Walikota Medan,Drs.H.T.Dzulmi Eldin M.Si apalagi beliau baru juga dilantik sebagai Walikota medan pada Bulan Februari tahun 2016 ini, terang Ahmad.
Menurut pantauan Media ini,bahwa mayoritas masyarakat Kota Medan ,Pegawai Pemerintah Kota tidak mengetahui Walikota Medan diduga sudah tersandung kasus Korupsi yang merugikan Negara hingga Milyaran Rupiah terkait penerbitan IMB sewaktu Dzulmi Eldin Walikota Medan sekarang menjabat Kadis Pendapatan Kota Medan tahun 2006-2007. Kasus dugaan korupsi tersebut terkesan terbungkus apik oleh Walikota Medan serta terbungkus apik dari kroni-kroninya. (TIM)

Post a Comment