DPO Pelaku Jambret Guru Bantu di Rohul Ditangkap Polisi

RIAUPEMBARUAN.COM - Seorang lagi terduga pelaku tindak pidana pencurian kekerasan (Curas) atau penjambret tas berisi uang Rp 20 juta milik guru bantu di Kota Tengah Kecamatan Kepenuhan, Wahyuni Aminah (28), ditangkap Tim Opsnal Satuan Reskrim Polres Rokan Hulu (Rohul).
 
Pelaku inisial ASW alias Uwat (34) warga Dusun Pasir Jambu Desa Rambah Tengah Hilir Kecamatan Rambah, Rohul, ditangkap polisi pada Kamis (3/11/16) sekira pukul 02.00 WIB, di rumah istri pertamanya di daerah Sigunggung Desa Labuh Baru Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru.
 
Saat ditangkap, Uwat bersembunyi di atas plafon rumah, namun berhasil diamankan tanpa perlawanan, dan langsung dibawa ke Mapolres Rohul untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.
 
Berdasarkan laporan polisi Nomor LP/ 73/ VII/ 2016/ Sek Rambah tanggal 26 Juli 2016, Uwat dan rekannya JM alias Ijus (21) warga Dusun Pasir Jambu Desa Rambah Tengah Hilir diduga terlibat aksi jambret dengan korban guru bantu asal Kota Tengah, Wahyuni Aminah.
 
Aksi penjambretan dialami Wahyuni terjadi di Jalan Lintas Dusun Pasir Jambu Desa Rambah Tengah Hilir, Selasa (26/7/16) lalu sekira 09.00 WIB. Saat akan ke Pasirpangaraian, korban dipepet dua pria tak dikenal mengendarai Yamaha Jupiter warna biru.
 
Tas berisi uang tunai Rp 20 juta, 1 handphone Asus, 1 handphone OPPO, 1 handphone Samsung, 3 buku tabungan bank BRI unit Kota Tengah, KTP dan SIM C atasnama korban yang dijepit kaki korban dirampas kedua pelaku.
 
Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto, melalui Kasat Reskrim Polres Rohul AKP M. Wirawan Novianto, mengatakan awalnya polisi menangkap JM alias Ijus. Pemuda pengangguran ini ditangkap polisi pada Rabu (3/8/16) sekira pukul 17.30 WIB.
 
Dari pengembangan, Ijus buka mulut bahwa dia beraksi dengan rekan sekampungnya ASW alias Uwat. Uwat sempat masuk DPO Kepolisian selama dua bulan, dan ia ditangkap pada Kamis dini hari kemarin sekira pukul 02.00 WIB.
 
"Ya, yang ditangkap ini DPO. Tidak ada tersangka lain lagi," ujar AKP M. Wirawan kepada riauterkinicom, Jumat (4/11/16).
 
Editor: Nawi Iswandi

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.