"Gali Lobang Tutup Lobang"

Natuna - Riau Global,Mengingat belum disahkannya Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Kelanga, 

Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna, untuk tahun anggaran 2017, membuat biaya operasional kantor Desa Kelanga menjadi tersendat.

Demikian dikatakan Kepala Desa (Kades) Kelanga, Musalim, bahwa saat ini biaya operasional kantor terpaksa harus 

disiasatinya dengan berhutang kepada orang lain dan pemilik toko yang dapat membantu menyuplai kebutuhan 

kantor seperti alat tulis kantor (ATK) dan lain sebagainya.

"Pokoknya sekarang gali lobang tutup lobang lah, yang penting kantor dapat beroperasi dulu. Nanti jika sudah ada 

pencairan, baru kita bayar semua hutang-hutang tersebut," kata Musalim, diruang kerjanya, di Kantor Desa Kelanga, Senin (16/01) kemarin.

Dikatakan Musalim, selain operasional kantor, gaji karyawan seperti aparatur desa, ketua RT, RW dan BPD juga masih terutang. Namun bedanya, gaji tersebut tidak harus berhutang ke pihak lain, namun dijalaninya dengan bersabar dan mengerti keadaan keuangan desa yang sedang tersendat. Besaran gaji aparatur desa beserta perangkatnya mencapai kisaran Rp. 30 juta perbulan.

"Kondisi ini bisa bertahan hingga tiga bulan kedepan. Bahkan tahun 2014 lalu sampai enam bulan kami tidak gajian. Ya mau gimana lagi, kondisinya seperti itu, ya hanya bisa bersabar saja," imbuhnya.

Musalim menambahkan, bahwa pengesahan APBDes Kelanga diperkirakan hingga bulan Maret mendatang. Karena 

harus menunggu terlebih dahulu disahkannya APBD Natuna tahun anggaran 2017, yang hingga saat ini belum jelas pelaksanaannya.

"Karena setelah kami bahas, kita ajukan dulu ke Pemda Natuna, Pemda ajukan ke Pemprov Kepri, Pemprov ajukan 

lagi ke Pusat. Baru setelah itu dari Pusat turun ke Provinsi, ke Kabupaten baru ke Desa. Kira-kira bulan tiga 

(maret,red) lah baru bias kita sahkan," terang Musalim mengakhiri.....(Erwin)


Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)



(67) Dibaca - (0) Komentar
[ Kirim Komentar ]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.