Masyarakat Jangan Takut oleh Keberadaan TNI di Natuna
Ketua Komisi III "Wan Sofyan" Pesan....
Natuna - Riau Global,Adanya isu tentang kekhawatiran masyarakat Kabupaten Natuna, khususnya yang berada disekitaran Pulau Bunguran Besar, terhadap kehadiran ribuan personel dari aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di wilayah perbatasan sebelah utara Indonesia tersebut, membuat sebagian anggota dilembaga penyalur aspirasi masyarakat seperti Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Natuna angkat bicara.
Ketua Komisi III DPRD Natuna, Wan Sofyan misalnya, politisi dari Partai PDI-P ini, mengajak kepada seluruh masyarakat khususnya Natuna, untuk membuang jauh-jauh rasa takut dan kekhawatiran terhadap keberadaan personel TNI didaerahnya.
"Saya sampaikan, bahwa masyarakat Natuna jangan takut dengan adanya TNI, malah kita seharusnya merasa aman dengan keberadaan mereka, " ungkap Wan Sofyan saat ditemui wartawan di Ranai Square Cafe, Sabtu (18/03).
Dijelaskannya, bahwa paradigma TNI baik dari satuan AL, AD maupun AU, sudah sangat berbeda dengan masa pemerintahan orde baru tahun 90an silam.
"Paradigmanya sudah sangat jauh berbeda dulu dengan sekarang, sekarang ini TNI justru mengayomi, melindungi dan melayani masyarakat. Jadi nggak usah takut, jika ada terjadi masalah antara warga dan TNI, bisa lapor ke Dewan, atau lapor langsung ke komandannya," jelas Wan Sofyan.
Dirinya yakin, bahwa TNI masa kini tidak lagi menggunakan system kekerasan kepada masyarakat seperti pada masa orde baru. Terlebih lagi semboyan TNI adalah "Bersama Masyarakat, TNI Kuat", artinya masyarakat dan TNI harus bahu-membahu menjaga kedaulatan NKRI serta selalu bersinergi.
"Tidak ada lagi yang main tampar seperti dulu", cetusnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 0318 Ranai, Letkol Inf. Ucu Yustiana, meyakinkan kepada masyarakat di Natuna, seharusnya masyarakat justru merasa aman dengan keberadaan aparat TNI. Selain itu sambungnya, justru dengan adanya ribuan personel TNI, malah membawa dampak positif bagi pembangunan di daerah ujung utara NKRI, seperti besarnya peluang usaha bagi masyarakat tempatan.
"Bahkan ini lebih bagus, dimana ada perumahan TNI, warga disekitar situ bisa mendirikan warung. Kan menambah peluang usaha, dan perekonomian jadi lebih berkembang", tutur Ucu. Seraya kembali menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir dengan keberadaan ribuan aparat TNI yang ditugaskan untuk menjada daerah yang berbatasan langsung dengan negara-negara yang ada di Asia Tenggara..... (Erwin Prasetio)
Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan |
| (131) Dibaca - (0) Komentar |
| [ Kirim Komentar ]
|

Post a Comment